Berinovasi untuk kesejahteraan bangsa!

Solusi Desa Broadband Terpadu

Solusi Desa Broadband Terpadu (SDBT) merupakan sebuah program pembinaan yang mengundang anak muda untuk memberikan solusi terpadu bagi masalah desa tertinggal. Program ini dijalankan secara terpadu, mulai dari pengembangan solusi, penerapan, hingga pembinaan dan pendampingan yang mengikutsertakan komponen profesional dan masyarakat lokal yang relevan. Program ini ditargetkan untuk desa tertinggal yang meliputi desa nelayan, desa pedalaman dan desa pertanian.

Dari statistik yang dihimpun, di Indonesia terdapat 74.094 desa, dengan 26 persen di antaranya, atau sekitar 19.386 merupakan kategori tertinggal dan lokasi prioritas (lokpri). Sedangkan 11 persen di antara desa tertinggal tersebut, atau sejumlah 8.447 persen merupakan desa tertinggal dengan akses sinyal telekomunikasi yang sudah baik. Dan kondisi tersebut diharapkan dapat dimaksimalkan untuk mengakselerasi perkembangan ekonomi desa dengan pendekatan digital, sehingga mempercepat tercapainya kesejahteraan desa.

Tujuan utama dari program SDBT ini terbagi ke dalam tiga aspek, sebagai berikut:

  • Produktivitas; Meningkatkan hasil produksi mata pencaharian di desa, sembari memaksimalkan produk yang dihasilkan terjual baik di pasaran.
  • Keamanan, Kesehatan dan Keselamatan Dasar; Memastikan ketika terjadi hal yang membahayakan masyarakat dapat menghubungi pihak berwenang secara real-time, termasuk ketika ada isu kesehatan dan juga bencana alam.
  • Kesejahteraan; Meningkatkan kualitas hidup masyarakat di bidang perdagangan,pendidikan dan komunikasi.

Berdasarkan capaian yang ingin diraih tersebut, diharapkan para inovator muda mampu menyajikan solusi dan implementasi yang menggabungkan elemen jaringan, perangkat, aplikasi dan dukungan sistem. Diharapkan dengan bersinerginya antara pemerintah, profesional dan kalangan inovator muda mampu merealisasikan kesejahteraan bangsa secara menyeluruh. Karena salah satu indikasi kemajuan bangsa adalah saat seluruh warganya, hingga di elemen pelosok desa, mampu menikmati akses yang mudah untuk kebutuhan ekonomi dan kesejahteraannya.

Video